Grade sarang walet merupakan istilah yang sering digunakan dalam perdagangan untuk menggambarkan kualitas atau karakteristik tertentu dari sarang burung walet. Namun, istilah grade tidak selalu merujuk pada satu sistem penilaian yang sama.
Dalam praktiknya, grade sarang walet dapat mempertimbangkan sejumlah karakteristik, seperti bentuk, ukuran, kebersihan, struktur, dan kondisi fisik sarang. Sistem penilaiannya dapat berbeda tergantung standar atau pasar yang digunakan.
Apa yang dimaksud grade sarang walet?
Secara sederhana, grade sarang walet adalah pengelompokan sarang berdasarkan karakteristik tertentu untuk membedakan kualitas atau nilai komersialnya.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa bentuk dan ukuran merupakan karakteristik yang umum digunakan dalam penelitian komersial. Namun, sistem grade A, B, atau C yang dikenal di sebagian pasar tidak dapat dianggap sebagai standar universal untuk seluruh industri sarang walet.
Karena itu, istilah grade perlu dilihat bersama standar yang menjadi acuannya.
Bentuk juga menjadi bagian dari klasifikasi
Di Indonesia, SNI 8998:2021 tentang sarang burung walet bersih memiliki klasifikasi berdasarkan bentuk komersial. Bentuk tersebut meliputi:
- Mangkok, yaitu sarang dengan bentuk menyerupai mangkok.
- Oval, yaitu sarang dengan bentuk lebih memanjang.
- Sudut atau segitiga, yaitu sarang yang terbentuk pada bagian sudut bangunan/ sirip.
- Patahan dan hancuran, yaitu sarang yang tidak lagi berbentuk utuh.
- Kakian, yaitu bagian ujung sarang yang memanjang dan melekat kuat pada dinding tempat burung walet bersarang.
Dengan demikian, bentuk sarang tidak selalu sama dengan “tingkatan kualitas”. Keduanya merupakan aspek yang dapat digunakan untuk menggambarkan karakteristik produk.
Apa saja yang menentukan kualitas sarang walet?
Grade sarang walet dalam praktik perdagangan dapat dipengaruhi sejumlah karakteristik fisik. Namun, untuk sarang walet bersih yang beredar di Indonesia, SNI 8998:2021 menetapkan persyaratan mutu yang lebih spesifik.
Beberapa poin pentingnya meliputi:
1. Kebersihan
Sarang harus bebas dari benda asing seperti bulu, kotoran, pasir, kayu, cemaran fisik lainnya.
2. Kadar air
SNI menetapkan kadar air sarang burung walet bersih tidak lebih dari 18%.
3. Warna dan bau
Produk harus memiliki warna dan bau yang khas dan spesifik sesuai karakter produknya.
4. Keamanan mikrobiologi
Standar juga menetapkan persyaratan terhadap sejumlah parameter mikrobiologi, termasuk Salmonella dan Staphylococcus aureus.
Artinya, grade sarang walet tidak seharusnya hanya dipahami berdasarkan warna atau bentuk yang terlihat secara kasat mata.
Mengapa grade bisa berbeda?
Perbedaan sistem penilaian terjadi karena sarang walet diperdagangkan dalam berbagai bentuk dan melalui tahapan pengolahan yang berbeda.
Review inilah mengenai standar EBN di sejumlah negara menunjukkan adanya sistem klasifikasi yang berbeda, termasuk berdasarkan ukuran, bentuk, serta kondisi sarang. Penelitian terbaru juga mulai menggunakan teknologi computer vision untuk membuat proses grading lebih konsisten dan mengurangi subjektivitas penilaian manual.
Karena itu, ketika menemukan istilah grade sarang walet, penting untuk mengetahui terlebih dahulu standar atau sistem grading yang digunakan.
Jadi, sarang walet dengan grade tinggi pasti lebih baik?
Tidak selalu sesederhana itu.
Grade komersial umumnya digunakan untuk membedakan karakteristik dan nilai produk, sedangkan standar keamanan dan mutu memiliki parameter tersendiri. SNI 8998:2021, misalnya, tidak hanya membahas klasifikasi bentuk, tetapi juga menetapkan persyaratan fisik dan mikrobiologi untuk sarang walet bersih.
Dengan demikian, grade sarang walet sebaiknya tidak disamakan dengan satu-satunya ukuran kualitas. Bentuk, kebersihan, kadar air, keamanan pangan, serta standar pasar yang digunakan perlu dilihat secara bersamaan.
Kesimpulan
Grade sarang walet merupakan istilah yang digunakan untuk mengelompokkan sarang berdasarkan karakteristik tertentu, tetapi sistem penilaiannya tidak selalu sama di setiap pasar.
Di Indonesia, SNI 8998:2021 memberikan acuan untuk sarang burung walet bersih, termasuk persyaratan mutu serta kualifikasi berdasarkan bentuk komersial. Sementar itu, sistem grading di industri perdagangan dapat menggunakan kriteria tambahan seperti ukuran dan bentuk.
Memahami perbedaan antara grade, bentuk, dan standar mutu penting agar kualitas sarang walet tidak dinilai hanya dari tampilan luarnya.
